1.
Jelaskan Pengertian
Psikologi Umum?
Ø Menurut Drs. H. Abu Ahmadi. “ Psikologi Belajar ”, hal : 1-3
Psikologi
berasal dari bahasa Yunani Psyche yang artinya “Jiwa” dan Logos
yang artinya “Ilmu Pengetahuan”.
Jadi Psikologi
artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam
gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya.
Berdasarkan
pembagian psikologi terbagi 2 yaitu :
1.
Psikologi Umum
: yaitu ilmu yang mempelajari gejala-gejala kejiwaan manusia dewasa yang normal
dan beradab.
2.
Psikologi Khusus
: yaitu ilmu jiwa yang mempelajari sifat-sifat khusus dari gejala-gejala
kejiwaaan manusia.
Ø Sedangkan menurut Prof. Dr. Bimo Walgito, “Pengantar Psikologi
Umum”, hal : 1
Psikologi Umum
yaitu ilmu pengetahuan tentang jiwa atau disingkat dengan ilmu jiwa.
Ø Jadi dapat disimpulkan bahwa Psikologi Umum yaitu ilmu yang
membahas tentang kejiwan pada manusia, baik normal maupun yang tidak normal.
Misalnya Orang gila jiwanya pasti berbeda dengan jiwa manusia yang tidak gila.
2.
Jelaskan Sejarah
dan Aliran-Aliran Psikologi?
Ø Sumber : “Psikologi Umum” oleh Prof. Dr. Bimo Walgito, hal :
7-8
Sejarah
psikologi umum berkembang pada awal sejarah Eropa dari masa Yunani, Romawi
hingga akhir abad 19 yang kemudian menyebar keberbagai belahan dunia. Dalam
buku Sejarah dan Sistem Psikolgi oleh James F. Brennan pada tahun 2006.
Ilmu psikologi bermula dari filsafat masa Yunani, yaitu masa transisi.
Ø Sumber :
Aliran-aliran
dalam Psikologi :
1.
Aliran
Strukturalisme
Merupakan suatu
pendekatan ilmu humanis yang mencoba untuk menganalisis bidang tertentu sebagai
sistem kompleks yang saling berhubungan. Misalnya : mitologi.
2.
Aliran
Fungsionalisme
Adalah
orientasi dalam psikologi yang menekankan pada proes mental dan menghargai
manfaat psikologi serta mempelajari fungsi-fungsi kesadaran dalam menjembatani
antara kebutuhan manusia dan lingkungan.
3.
Aliran
Psikonalisme
Psikonalisis
adalah salah satu disiplin ilmu yang berupaya menjelaskan prilaku manusia.
4.
Aliran Gestalt
Psikologi
gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang mempelajari suatu gejala
sebagai suatu keseluruhan atau totalitas, data-data dalam psikologi gestalt
disebut sebagai phenomena (gejala). Phenomena adalah data yang
paling dasar dalam psikologi gestalt.
5.
Aliran
Behaviovisme
Adalah sebuah
aliran dalam psikologi yang didirikan oleh Jhon B. Watson pada tahun 1913 yang
berpendapat bahwa prilaku harus merupakan unsur subyek tunggal psikologi. Behavovisme
merupakan aliran revolusioner, kuat dan berpengaruh, serta memiliki akar
sejarah yang cukup dalam.
3.
Kegiatan Berfikir
dan Berjalan Adalah Kegiatan Aktif. Apa Maksudnya?
Ø Maksudnya yaitu kegiatan yang dilakukan oleh manusia yang positif
atau yang lebih menonjol. Kegiatan aktif ini berbeda dengan kegiatan pasif,
yang mana kegiatan aktif suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam
melakukan suatu hal/ pekerjaan.
Misalnya :
Mahasiswa yang lagi belajar selalu mengeluarkan suatu konsentrasi berfikir,
dalam menyelesaikan suatu persoalan. Sedangkan kegiatan berjalan maksudnya
melaksanakan suatu pekerjaan atau kegiatan dalam suatu kegiatan yang aktif.
Sumber
: “Psikologi Perkembangan”, oleh Drs. Munawar Sholeh. Hal : 31
4.
Jelaskan Macam-Macam Kegiatan Psikis?
Ø Sumber : “Psikologi Belajar”, oleh Drs. H. Abu Ahmadi. Hal :
38-40
Macam-macam kegiatan psikis yaitu :
1.
Pengenalan atau
Kognisme
Yaitu
proses pengenalan baik secara langsung maupun tidak langsung. Proses pengenalan
ini bias kita lakukan dimana saja. Misalnya kita di tetapkan KKN disebuah desa
yang jauh dari tempat tinggal kita, setiba disana kita perlu dengan proses
saling kenal mengenal, supaya kita bias berinteraksi dengan lebih baik.
2.
Perasaan atau
Emosi
Yaitu
keadaan atau state individu sebagai akibat dari persepsi terhadap stimulus baik
eksternal maupun internal. Maksudnya disini yaitu sesuatu keadaan yang
dirasakan oleh diri sendiri. Misalnya kita merasa sedih, senang, takut, marah
ataupun penyebab-penyebab lainnya yang telah kita lihat, dengan atau kita
rasakan.
3.
Kemauan atau
Konasi
Yaitu
fungsi jiwa untuk dapat mencapai sesuatu dan merupakan kekuatan dari dalam.
Dalam gejala ini perlu kita memahami arti dorongan yaitu suatu kekuatan dari
dalam yang mempunyai tujuan tertentu dan berlangsung secara tak disadari.
Maksud
dari kemauan diatas adalah sebuah keinginan yang dirasakan oleh manusia tapi
belum bias di capai. Misalnya kita menginginkan sebuah mobil mewah tapi kita
belum punya uang untuk membelinya.
4.
Gejala Campuran
Yang
termasuk gejala campuran yaitu :
1.
Perhatian,
yaitu konsentrai atau aktivitas jiwa kita terhadap pengamatan, pengertian,
dengan mengesampingkan yang lain.
2.
Kelelahan, yang
semacam peringatan dari jiwa kita kepada jiwa dan rasa, yang sudah
mempergunakan kekuatan secara maksimal.
Misalnya :
Seseorang yang kerja kuli bangunan apabila istirahat dia akan merasakan
kelelahan.
3.
Saran, pengaruh
terhadap jiwa dan laku seseorang dengan maksud tertentu sehingga perasaan dan
kemauan terpengaruh olehnya, tanpa dengan pemikiran dan pertimbangan.
5.
Bagaimana Prilaku
Adaptif Yang Positif?
Prilaku adaptif
adalah kematangan diri dan sosial seseorang dalam melakukan kegiatan apapun
dalam sehari-hari sesuai dengan usia dan berkaitan dengan budaya kelompoknya.
Prilaku adaptif
yang positif yaitu prilaku seseorang dalam bentuk kemampuan yang berkaitan dengan
fungsi kemandirian untuk mencapai keberhasilan melaksanakan tugas sesuai dengan
usia dan harapan masyarakat sekitar kita. Misalnya memberihkan diri,
menggunakan toilet, makan, berpakaian, bepergian dan sebagainya. Dan tanggung
jawab pribadi serta mampu memantau prilaku pribadinya dan dapat menerima semua
resiko atau tanggung jawab atas pengambilan suatu keputusan tercermin dalam
pembuatan keputusan dan tingkah laku. Tanggung jawab sosial seperti menerima tanggung jawab sebagai anggota
kelompok/ masyarakat dan melaksanakan tingkah laku yang sesuai dengan harapan
kelompok/ masyarakat, penyesuaian sosial terhadap lingkungan.
Sumber : “Psikologi
Umum”, oleh Prof. Dr. Bimo Walgito. Hal : 113
6.
Apa Yang
Dimaksud Berfikir Kritis dan Kreatif?
Ø Berfikir adalah daya jiwa yang dapat meletakkan hubungan antara
pengetahuan kita selama kita berfikir, fikiran kita dalam keadaan Tanya jawab,
untuk meletakkan hubungan pengetahuan kita dalam berfikir kita sebainya
memerlukan alat yaitu akal.
a.
Berfikir kritis
yaitu meniali baik buruknya, tepat atau tidaknya suatu gagasan. Maksudnya
disini yaitu berfikir secara analogis setiap kali kita menetapkan tentang
sesuatu yang baru dalam pengalaman kita, dengan menghubungkannya pada suatu
yang sama pada masa lalu kita.
b.
Berfikir kreatif
yaitu berfikir untuk menciptakan sesuatu yang baru, yang lain dari yang sudah
ada.
Maksudnya kita
berfikir ingin menciptakan/ membuat sesuatu misalnya lukisan, karangan bunga
atau benda lain-lainnya tetapi benda itu belum kita miliki/ belum kita punya.
Sumber : “Psikologi
Suatu Pengantar”, oleh Abdul rahman Shaleh. Hal : 233 & 243
7.
Jelaskan Bagaimana
Kemampuan Manusia Mengingat dan Melupakan Sesuatu?
Ø Kemampuan pada manusia untuk mengingat itu terbatas dalam artinya bahwa tidak semua
yang disimpan dalam ingatan itu dapat ditimbulkan kembali dalam alam kesadaran.
Dengan kata lain itu dapat mengalami kelupaan. Telah diketahui bahwa dengan
adanya gangguan dari aspek fisiologis dapat mengakibatkan kelupaan pada
manusia, seperti pada amnesia. Hal tersebut karena fungsi fisiologis sangat
berpengaruh pada pusat kesadaran, yaitu otak. Dengan berkurangnya fungsi aspek
fisiologis menyebabkan kemampuan mengingat akan gangguan. Misalnya, pada
manusia usia lanjut kemampuan mengingatnya akan menurun karena fungsi fisiologisnya
mengalami kemunduran.
Ø Kelupaan dapat terjadi karena materi yang disimpan dalam ingatan
itu tidak sering ditimbulkan kembali dalam alam kesadaran, sehingga akhirnya
manusia mengalami kelupaan.
Sumber : “Psikologi
Umum”, oleh Prof. Dr. Bimo Walgito. Hal 156-157.
8.
Hal-hal Apa
Saja Yang Menyebabkan Emosi?
Ø Emosi : perasaan senang atau tidak senang yang selalu menyertai
perbuatan kita sehari-hari. Beberapa macam bentuk emosi yaitu gembira, bahagia,
jemo, benci, was-was dan sebagainya.
Ø Hal-hal yang menyebabkan emosi
1.
Perasaan senang
: misalnya kita minggu depan UTS, kita berharapnilai kita 8, ketika UTS selesai
kitapun mendapat nilai seperti yang kita inginkan, pasti kita merasa senang.
2.
Perasaan sedih
: misalnya, seseorang yang kehilangan anggota keluarganya atau orang yang lagi
putus cinta.
3.
Perasaan marah
dan kesal : misalnya, dosennya menjelaskan didepan, sedangkan anak muridnya ribut
dibelakang kelas, sudah beberapa kali ditegur oleh dosen untuk tidak ribut akan
tetapi si murid masih saja rebut, hal seperti ini bisa menyebabkan seseorang
marah dan kesal.
Sumber : “Psikologi Umum” oleh Prof. Dr. Bimo Walgito. Hal :
202-203
No comments:
Post a Comment