Monday, April 20, 2015

TUGAS PSIKOLOGI UMUM TANYA - JAWAB




1.      Jelaskan Pengertian Psikologi Umum?

Ø  Menurut Drs. H. Abu Ahmadi. “ Psikologi Belajar ”, hal : 1-3
Psikologi berasal dari bahasa Yunani Psyche yang artinya “Jiwa” dan Logos yang artinya “Ilmu Pengetahuan”.
Jadi Psikologi artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya.
Berdasarkan pembagian psikologi terbagi 2 yaitu :
1.      Psikologi Umum : yaitu ilmu yang mempelajari gejala-gejala kejiwaan manusia dewasa yang normal dan beradab.
2.      Psikologi Khusus : yaitu ilmu jiwa yang mempelajari sifat-sifat khusus dari gejala-gejala kejiwaaan manusia.
Ø  Sedangkan menurut Prof. Dr. Bimo Walgito, “Pengantar Psikologi Umum”, hal : 1
Psikologi Umum yaitu ilmu pengetahuan tentang jiwa atau disingkat dengan ilmu jiwa.
Ø  Jadi dapat disimpulkan bahwa Psikologi Umum yaitu ilmu yang membahas tentang kejiwan pada manusia, baik normal maupun yang tidak normal. Misalnya Orang gila jiwanya pasti berbeda dengan jiwa manusia yang tidak gila.

2.      Jelaskan Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi?

Ø  Sumber : “Psikologi Umum” oleh Prof. Dr. Bimo Walgito, hal : 7-8
Sejarah psikologi umum berkembang pada awal sejarah Eropa dari masa Yunani, Romawi hingga akhir abad 19 yang kemudian menyebar keberbagai belahan dunia. Dalam buku Sejarah dan Sistem Psikolgi oleh James F. Brennan pada tahun 2006. Ilmu psikologi bermula dari filsafat masa Yunani, yaitu masa transisi.
Ø  Sumber :
Aliran-aliran dalam Psikologi :
1.      Aliran Strukturalisme
Merupakan suatu pendekatan ilmu humanis yang mencoba untuk menganalisis bidang tertentu sebagai sistem kompleks yang saling berhubungan. Misalnya : mitologi.
2.      Aliran Fungsionalisme
Adalah orientasi dalam psikologi yang menekankan pada proes mental dan menghargai manfaat psikologi serta mempelajari fungsi-fungsi kesadaran dalam menjembatani antara kebutuhan manusia dan lingkungan.
3.      Aliran Psikonalisme
Psikonalisis adalah salah satu disiplin ilmu yang berupaya menjelaskan prilaku manusia.
4.      Aliran Gestalt
Psikologi gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang mempelajari suatu gejala sebagai suatu keseluruhan atau totalitas, data-data dalam psikologi gestalt disebut sebagai phenomena (gejala). Phenomena adalah data yang paling dasar dalam psikologi gestalt.
5.      Aliran Behaviovisme
Adalah sebuah aliran dalam psikologi yang didirikan oleh Jhon B. Watson pada tahun 1913 yang berpendapat bahwa prilaku harus merupakan unsur subyek tunggal psikologi. Behavovisme merupakan aliran revolusioner, kuat dan berpengaruh, serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam.

3.      Kegiatan Berfikir dan Berjalan Adalah Kegiatan Aktif. Apa Maksudnya?

Ø  Maksudnya yaitu kegiatan yang dilakukan oleh manusia yang positif atau yang lebih menonjol. Kegiatan aktif ini berbeda dengan kegiatan pasif, yang mana kegiatan aktif suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam melakukan suatu hal/ pekerjaan.
Misalnya : Mahasiswa yang lagi belajar selalu mengeluarkan suatu konsentrasi berfikir, dalam menyelesaikan suatu persoalan. Sedangkan kegiatan berjalan maksudnya melaksanakan suatu pekerjaan atau kegiatan dalam suatu kegiatan yang aktif.
Sumber : “Psikologi Perkembangan”, oleh Drs. Munawar Sholeh. Hal : 31

4.      Jelaskan  Macam-Macam Kegiatan Psikis?

Ø  Sumber : “Psikologi Belajar”, oleh Drs. H. Abu Ahmadi. Hal : 38-40
Macam-macam kegiatan psikis yaitu :
1.      Pengenalan atau Kognisme
Yaitu proses pengenalan baik secara langsung maupun tidak langsung. Proses pengenalan ini bias kita lakukan dimana saja. Misalnya kita di tetapkan KKN disebuah desa yang jauh dari tempat tinggal kita, setiba disana kita perlu dengan proses saling kenal mengenal, supaya kita bias berinteraksi dengan lebih baik.
2.      Perasaan atau Emosi
Yaitu keadaan atau state individu sebagai akibat dari persepsi terhadap stimulus baik eksternal maupun internal. Maksudnya disini yaitu sesuatu keadaan yang dirasakan oleh diri sendiri. Misalnya kita merasa sedih, senang, takut, marah ataupun penyebab-penyebab lainnya yang telah kita lihat, dengan atau kita rasakan.
3.      Kemauan atau Konasi
Yaitu fungsi jiwa untuk dapat mencapai sesuatu dan merupakan kekuatan dari dalam. Dalam gejala ini perlu kita memahami arti dorongan yaitu suatu kekuatan dari dalam yang mempunyai tujuan tertentu dan berlangsung secara tak disadari.
Maksud dari kemauan diatas adalah sebuah keinginan yang dirasakan oleh manusia tapi belum bias di capai. Misalnya kita menginginkan sebuah mobil mewah tapi kita belum punya uang untuk membelinya.
4.      Gejala Campuran
Yang termasuk gejala campuran yaitu :
1.      Perhatian, yaitu konsentrai atau aktivitas jiwa kita terhadap pengamatan, pengertian, dengan mengesampingkan yang lain.
2.      Kelelahan, yang semacam peringatan dari jiwa kita kepada jiwa dan rasa, yang sudah mempergunakan kekuatan secara maksimal.
Misalnya : Seseorang yang kerja kuli bangunan apabila istirahat dia akan merasakan kelelahan.
3.      Saran, pengaruh terhadap jiwa dan laku seseorang dengan maksud tertentu sehingga perasaan dan kemauan terpengaruh olehnya, tanpa dengan pemikiran dan pertimbangan.

5.      Bagaimana Prilaku Adaptif Yang Positif?

Prilaku adaptif adalah kematangan diri dan sosial seseorang dalam melakukan kegiatan apapun dalam sehari-hari sesuai dengan usia dan berkaitan dengan budaya kelompoknya.
Prilaku adaptif yang positif yaitu prilaku seseorang dalam bentuk kemampuan yang berkaitan dengan fungsi kemandirian untuk mencapai keberhasilan melaksanakan tugas sesuai dengan usia dan harapan masyarakat sekitar kita. Misalnya memberihkan diri, menggunakan toilet, makan, berpakaian, bepergian dan sebagainya. Dan tanggung jawab pribadi serta mampu memantau prilaku pribadinya dan dapat menerima semua resiko atau tanggung jawab atas pengambilan suatu keputusan tercermin dalam pembuatan keputusan dan tingkah laku. Tanggung jawab sosial seperti  menerima tanggung jawab sebagai anggota kelompok/ masyarakat dan melaksanakan tingkah laku yang sesuai dengan harapan kelompok/ masyarakat, penyesuaian sosial terhadap lingkungan.
Sumber : “Psikologi Umum”, oleh Prof. Dr. Bimo Walgito. Hal : 113

6.      Apa Yang Dimaksud Berfikir Kritis dan Kreatif?

Ø  Berfikir adalah daya jiwa yang dapat meletakkan hubungan antara pengetahuan kita selama kita berfikir, fikiran kita dalam keadaan Tanya jawab, untuk meletakkan hubungan pengetahuan kita dalam berfikir kita sebainya memerlukan alat yaitu akal.
a.       Berfikir kritis yaitu meniali baik buruknya, tepat atau tidaknya suatu gagasan. Maksudnya disini yaitu berfikir secara analogis setiap kali kita menetapkan tentang sesuatu yang baru dalam pengalaman kita, dengan menghubungkannya pada suatu yang sama pada masa lalu kita.
b.      Berfikir kreatif yaitu berfikir untuk menciptakan sesuatu yang baru, yang lain dari yang sudah ada.
Maksudnya kita berfikir ingin menciptakan/ membuat sesuatu misalnya lukisan, karangan bunga atau benda lain-lainnya tetapi benda itu belum kita miliki/ belum kita punya.
Sumber : “Psikologi Suatu Pengantar”, oleh Abdul rahman Shaleh. Hal : 233 & 243

7.      Jelaskan Bagaimana Kemampuan Manusia Mengingat dan Melupakan Sesuatu?

Ø  Kemampuan pada manusia untuk mengingat  itu terbatas dalam artinya bahwa tidak semua yang disimpan dalam ingatan itu dapat ditimbulkan kembali dalam alam kesadaran. Dengan kata lain itu dapat mengalami kelupaan. Telah diketahui bahwa dengan adanya gangguan dari aspek fisiologis dapat mengakibatkan kelupaan pada manusia, seperti pada amnesia. Hal tersebut karena fungsi fisiologis sangat berpengaruh pada pusat kesadaran, yaitu otak. Dengan berkurangnya fungsi aspek fisiologis menyebabkan kemampuan mengingat akan gangguan. Misalnya, pada manusia usia lanjut kemampuan mengingatnya akan menurun karena fungsi fisiologisnya mengalami kemunduran.
Ø  Kelupaan dapat terjadi karena materi yang disimpan dalam ingatan itu tidak sering ditimbulkan kembali dalam alam kesadaran, sehingga akhirnya manusia mengalami kelupaan.
Sumber : “Psikologi Umum”, oleh Prof. Dr. Bimo Walgito. Hal 156-157.






8.      Hal-hal Apa Saja Yang Menyebabkan Emosi?

Ø  Emosi : perasaan senang atau tidak senang yang selalu menyertai perbuatan kita sehari-hari. Beberapa macam bentuk emosi yaitu gembira, bahagia, jemo, benci, was-was dan sebagainya.
Ø  Hal-hal yang menyebabkan emosi
1.      Perasaan senang : misalnya kita minggu depan UTS, kita berharapnilai kita 8, ketika UTS selesai kitapun mendapat nilai seperti yang kita inginkan, pasti kita merasa senang.
2.      Perasaan sedih : misalnya, seseorang yang kehilangan anggota keluarganya atau orang yang lagi putus cinta.
3.      Perasaan marah dan kesal : misalnya, dosennya menjelaskan didepan, sedangkan anak muridnya ribut dibelakang kelas, sudah beberapa kali ditegur oleh dosen untuk tidak ribut akan tetapi si murid masih saja rebut, hal seperti ini bisa menyebabkan seseorang marah dan kesal.
Sumber : “Psikologi Umum” oleh Prof. Dr. Bimo Walgito. Hal : 202-203


No comments:

Post a Comment